Product Requirement Document (PRD)
AmbuLink: Centralized Ambulance & Hearse Network
Sistem pemesanan ambulans terpusat berbasis kemitraan takmir masjid, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan instansi medis guna optimalisasi aset umat untuk penanganan darurat pasien serta jenazah secara gratis maupun bersubsidi.
1. Latar Belakang & Deskripsi Produk
Layanan ambulans gratis yang dikelola oleh masjid dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia merupakan salah satu pemanfaatan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf) yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah (mustahik). Namun, pengelolaan saat ini sangat terfragmentasi.
Masyarakat sering kesulitan mencari ambulans darurat karena informasi nomor WhatsApp driver masjid tersebar tidak teratur. Di sisi lain, sebuah armada ambulans masjid sering kali menganggur (idle), sementara di desa tetangga ada pasien dhuafa yang kritis dan tidak mampu menyewa ambulans rumah sakit swasta yang bertarif mahal.
AmbuLink hadir sebagai solusi "marketplace sosial" yang memusatkan pemesanan ambulans gratis atau bersubsidi. Sistem ini mengintegrasikan armada ambulans milik takmir masjid, LAZ (seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Lazismu, LAZISNU), dan Rumah Sakit, ke dalam satu platform penugasan otomatis berbasis jarak, urgensi medis, serta kriteria ekonomi pasien.
Tujuan Utama Platform (Key Objectives)
Triage Otomatis
Memilah pesanan secara cerdas: ambulans jenazah (hearse) disalurkan ke masjid, rujukan non-darurat dhuafa ke unit LAZ, dan kegawatdaruratan klinis dieksalasi ke PSC 119/Rumah Sakit.
Sinergi Pembiayaan
Mengintegrasikan verifikasi mustahik agar biaya bahan bakar dan insentif supir ambulans masjid/LAZ dapat disubsidi 100% dari dana Zakat, sementara golongan mampu didorong ber-infaq.
Optimalisasi Utilisasi
Meningkatkan jam operasional armada masjid yang semula hanya berkisar 10% menjadi di atas 60% dengan sistem pembagian pesanan lintas kelurahan/kecamatan.
2. Persona Pengguna
Platform AmbuLink melayani 5 kelompok pengguna dengan peranan yang berbeda. Klik tab di bawah ini untuk melihat detail masing-masing persona:
Masyarakat Umum / Keluarga Pasien (User App)
Karakteristik: Panik, membutuhkan respon kilat, memiliki keterbatasan dana (atau golongan mustahik), kurang paham prosedur birokrasi medis.
Kebutuhan Utama:
- Proses pemesanan instan tanpa birokrasi berbelit.
- Kepastian armada yang menjemput dan estimasi waktu tiba (ETA).
- Opsi pembiayaan gratis (subsidi) dengan syarat administrasi yang mudah diunggah.
Keluhan Terbesar (Pain Points):
- Menghubungi banyak nomor supir ambulans masjid namun tidak aktif saat dibutuhkan malam hari.
- Tarif ambulans swasta / RS yang mendadak melambung tinggi tanpa transparansi.
Driver Ambulans Masjid / LAZ (Driver App)
Karakteristik: Mayoritas relawan sosial, mengemudi paruh waktu, terkadang tidak memiliki keterampilan medis tingkat lanjut (Basic Life Support), membutuhkan panduan navigasi yang jelas.
Kebutuhan Utama:
- Navigasi rute jemput-antar yang akurat ke lokasi pasien/kuburan.
- Logbook pencatatan bahan bakar dan uang saku yang terotomatisasi.
- Tombol darurat (Panic Button) jika kondisi pasien memburuk di perjalanan.
Keluhan Terbesar:
- Mendapatkan rute manual via share-loc WA yang sering kali tidak presisi di gang sempit.
- Klaim biaya bensin dan uang lelah ke kas masjid yang lambat karena pencatatan kuitansi manual sering hilang.
Takmir Masjid / Fleet Manager (Web Admin)
Karakteristik: Pengelola aset masjid, bertanggung jawab atas perawatan kendaraan, memiliki dana terbatas dari kas masjid untuk operasional.
Kebutuhan Utama:
- Pemantauan lokasi ambulans secara real-time demi keamanan aset masjid.
- Pencatatan riwayat kilometer dan jadwal servis berkala.
- Integrasi klaim dana operasional ke LAZ mitra untuk perjalanan gratis mustahik.
Keluhan Terbesar:
- Ambulans disalahgunakan atau dibawa keluar kota tanpa koordinasi yang jelas dengan pengurus.
- Beban kas masjid membengkak untuk beli bensin dan servis, sementara infaq ambulans minim.
Auditor & Penyalur Dana LAZ (Sponsor Dashboard)
Karakteristik: Pengelola dana ZISWAF umat, menuntut kepatuhan syariah (dana zakat hanya untuk asnaf yang sah), memerlukan pelaporan akuntabel.
Kebutuhan Utama:
- Verifikasi digital status kemiskinan pengguna (mustahik) lewat KTP/KK/SKTM.
- Laporan performa distribusi dana zakat per kilometer perjalanan yang terdokumentasi (foto penyerahan).
- Dashboard rekonsiliasi klaim bensin dari masjid-masjid mitra secara transparan.
Keluhan Terbesar:
- Potensi kebocoran dana penyaluran zakat akibat manipulasi data perjalanan pasien fiktif.
- Sulitnya melacak efisiensi dampak sosial dari puluhan ambulans yang disubsidi secara acak.
Koordinator IGD / Humas Rumah Sakit (Medical Dashboard)
Karakteristik: Pengelola arus keluar-masuk pasien IGD, fokus pada stabilitas klinis pasien, memerlukan ambulans standar medis lengkap.
Kebutuhan Utama:
- Tempat rujukan transfer pasien stabil keluar dari IGD untuk mengurangi keterisian ranjang (BED occupancy rate).
- Akses cepat ke armada pendukung non-medis untuk mengantar jenazah agar kamar mayat tidak menumpuk.
- Transparansi fasilitas alat medis di dalam ambulans pengirim (Oxygen, ventilator portable, dll).
Keluhan Terbesar:
- IGD macet karena ambulans rumah sakit terpakai mengantar pasien pulang (non-darurat).
- Keluarga dhuafa menolak dirujuk karena cemas dibebani biaya transportasi ambulans antar-rumah sakit.
3. Alur Mekanisme Pemesanan & Triage
Untuk memastikan kemudahan bagi masyarakat dan optimalisasi sumber daya medis, AmbuLink membagi alur pemesanan menjadi dua kategori utama dengan mesin penentu keputusan (triage engine) sebagai berikut:
| Kategori Order | Urgensi / Triage | Jenis Unit Ditugaskan | Verifikasi Ekonomi | Skema Pembiayaan |
|---|---|---|---|---|
| Medis Darurat | Kritis (Merah) | Ambulans RS / PSC 119 (ALS/BLS Medis) | Bypass Verifikasi (Pasca-Tindakan) | BPJS / Komersial / Zakat Kedaruratan |
| Medis Rujukan | Stabil (Kuning) | Ambulans LAZ (BLS Transport) | Upload KTP/KK/SKTM (Pre-Service) | Subsidi 100% LAZ atau Infaq Sukarela |
| Kontrol Medis / Rutin | Rutin (Hijau) | Ambulans Masjid (Transport Standar) | SKTM / Data Mustahik Terdaftar | Infaq Sukarela / Zakat Operasional |
| Transportasi Jenazah | Biasa (Jenazah) | Mobil Jenazah Masjid Terdekat | Semua Golongan (Prioritas Dhuafa) | Infaq Kas Masjid / Kemitraan Barzah |
Sistem pemesanan tidak mengizinkan masyarakat memilih armada rumah sakit secara sembarangan untuk kasus ringan (misalnya, sekadar antar pasien kontrol kaki bengkak). Algoritma aplikasi akan menganalisis formulir pengisian kondisi klinis pasien untuk menentukan kelas ambulans yang tepat guna mencegah kelangkaan armada penyelamat darurat (Emergency Rig).
4. Simulator Interaktif Mesin Rujukan & Triage
Gunakan simulator di bawah ini untuk mensimulasikan bagaimana sistem memproses pesanan masuk, mengalokasikan armada, dan menentukan skema pembiayaan berdasarkan variabel pengguna:
Ambulans Advanced Life Support (ALS)
Armada medis lengkap milik Rumah Sakit terdekat dikerahkan dengan paramedis bersertifikasi karena kondisi pasien kritis mengancam jiwa.
Model 3: Integrasi Rujukan Rumah Sakit & Layanan Sosial
Kolaborasi medis gawat darurat yang divalidasi dengan skor 85/100.
5. Kemitraan Lintas Lembaga & Skoring Validasi
Agar platform ini berjalan optimal dan memiliki fondasi hukum serta finansial yang kokoh, diusulkan 4 model kerja sama berdasarkan model-model sosial kemanusiaan yang telah sukses diterapkan sebelumnya di Indonesia:
Model Hub-and-Spoke LAZ & Takmir Masjid
Referensi Sukses: Kemitraan Cabang LAZISMU / LAZISNU dan Masjid Jami' RantingMekanisme Hubungan & Operasional
Lembaga Amil Zakat (LAZ) bertindak sebagai Hub (Penyedia dana, asuransi, standarisasi pelatihan driver, dan sistem koordinasi). Masjid bertindak sebagai Spoke (Penyedia armada fisik/garasi, perawatan harian, dan driver relawan lokal). Saat ambulans digunakan untuk melayani pasien dhuafa (mustahik), masjid mengajukan klaim penggantian bensin dan insentif supir per kilometer ke LAZ melalui platform AmbuLink menggunakan dana Zakat.
Kelebihan:
- Mengurangi beban kas internal masjid.
- Utilisasi ambulans masjid naik tajam.
- Akuntabilitas penyaluran zakat tinggi.
Kekurangan:
- Memerlukan proses administrasi klaim bensin yang disiplin dari supir masjid.
Skema Alokasi Syariah
Pembiayaan operasional dibebankan pada dana Zakat Asnaf Gharimin (orang terlilit utang karena berobat) dan Ibnu Sabil (musafir medis yang kehabisan bekal perjalanan).
Model Barzah (Badan Pemulasaran Jenazah) Terintegrasi
Referensi Sukses: Program Kemanusiaan BARZAH Dompet DhuafaMekanisme Hubungan & Operasional
Khusus untuk layanan pengantaran jenazah dan pemulasaran (memandikan, mengkafani, mensolatkan). Masjid yang memiliki mobil jenazah didaftarkan dalam program kemitraan Barzah di aplikasi. Ketika ada kematian warga tidak mampu, takmir setempat langsung memicu order. Pemulasaran dibantu oleh tim relawan masjid terdekat, dan transportasi jenazah didukung oleh mobil jenazah jaringan masjid tercepat. Seluruh pengeluaran operasional diklaim ke LAZ.
Kelebihan:
- Solusi kedukaan ujung-ke-ujung (end-to-end) bagi dhuafa.
- Masyarakat tidak diperas oleh mafia tarif mobil jenazah liar.
Kekurangan:
- Mobil jenazah masjid tidak boleh bercampur dengan fungsi ambulans medis pasien hidup karena risiko kontaminasi bakteri/virus penyakit menular.
Skema Alokasi Syariah
Pembiayaan operasional bersumber dari penyaluran dana Sedekah Umum / Infaq Terikat untuk sarana kemaslahatan umum (sarana makam dan kedukaan).
Model Rujukan Balik & Pemulangan Pasien Rumah Sakit
Referensi Sukses: Kolaborasi Yayasan Sosial Rumah Yatim dengan RS Daerah / Swasta SwadayaMekanisme Hubungan & Operasional
Rumah Sakit sering kali mengalami penumpukan antrean IGD atau kamar rawat karena pasien dhuafa yang sudah dinyatakan stabil/boleh pulang (non-darurat) kesulitan mencari kendaraan transportasi murah berbaring. Dalam model ini, Rumah Sakit menggunakan dashboard AmbuLink untuk memesankan unit ambulans LAZ/masjid guna memulangkan pasien dhuafa tersebut ke rumahnya secara gratis. Hal ini membebaskan armada ambulans IGD canggih milik RS untuk fokus bersiaga hanya melayani kasus darurat kritis (merah).
Kelebihan:
- Membantu mempercepat perputaran Bed Occupancy (BOR) IGD Rumah Sakit.
- Sinergi nyata dunia medis formal dan aksi sosial keagamaan.
Kekurangan:
- Dokter RS wajib melakukan pemeriksaan ketat dan menandatangani surat layak jalan sebelum pasien dipulangkan dengan ambulans standar sosial non-medis.
Skema Alokasi Syariah
Biaya disokong oleh program CSR / Dana Kesejahteraan Sosial Rumah Sakit berkolaborasi dengan pendanaan Zakat LAZ mitra.
Model Pool Armada Wakaf Produktif Bersama
Referensi Sukses: Wakaf Ambulans Medis Yayasan Wakaf Salman ITBMekanisme Hubungan & Operasional
Beberapa masjid kecil tidak memiliki modal finansial yang cukup untuk membeli mobil ambulans. Melalui platform AmbuLink, nazhir wakaf (penyelenggara wakaf) menghimpun dana wakaf uang dari para donatur (wakif) untuk membeli armada ambulans medis tersertifikasi. Armada-armada ini kemudian ditempatkan secara bergiliran atau membentuk pool bersama di beberapa titik strategis (misal kecamatan) untuk dipinjam pakaikan kepada masjid-masjid sekitar yang membutuhkan operasional.
Kelebihan:
- Masjid-masjid kecil dapat memiliki akses layanan ambulans tanpa perlu membeli kendaraan sendiri.
- Pemeliharaan mesin dan asuransi ditangani terpusat sehingga armada lebih terjaga kualitasnya.
Kekurangan:
- Memerlukan proses legalitas hibah pinjam pakai aset wakaf yang ketat agar tidak menyalahi aturan BWI (Badan Wakaf Indonesia).
Skema Alokasi Syariah
Investasi aset bersumber dari Wakaf Uang / Wakaf Aset Produktif, dengan pemeliharaan dibiayai dari surplus pengelolaan dana investasi wakaf.
6. Spesifikasi Fitur (Product Backlog)
Berikut adalah spesifikasi backlog fitur platform AmbuLink yang diklasifikasikan menggunakan metode prioritas MoSCoW (Must-Have, Should-Have, Could-Have):
| Modul Aplikasi | Deskripsi Fitur Singkat | Sasaran Pengguna | Skala Prioritas |
|---|---|---|---|
| Pendaftaran & Triage | Form order pemesanan darurat medis & jenazah dilengkapi triage digital dinamis. | Masyarakat Umum | P1 - Must Have |
| Navigasi Supir | Peta pemanduan rute penjemputan berbasis Google Maps API / OpenStreetMap. | Driver Ambulans | P1 - Must Have |
| Peta Lokasi Aktif | Peta real-time tracking lokasi armada ambulans saat menuju ke lokasi jemputan. | Masyarakat & Takmir | P1 - Must Have |
| Unggah Berkas Mustahik | Fitur upload foto KTP, Kartu Keluarga, dan SKTM sebagai syarat klaim gratis Zakat. | Masyarakat Umum | P1 - Must Have |
| Dashboard Klaim Kas | Pengajuan reimburse biaya operasional bahan bakar per kilometer perjalanan. | Takmir Masjid / LAZ | P1 - Must Have |
| Rating Driver & Infaq | Pemberian rating performa driver disertai form pembayaran infaq sukarela nontunai. | Masyarakat Umum | P2 - Should Have |
| Integrasi SATUSEHAT | Sinkronisasi rujukan rekam medis singkat ke sistem data Kemenkes RI. | IGD Rumah Sakit | P2 - Should Have |
| Manajemen Servis Fleet | Pencatatan riwayat pergantian oli, aki, ban, dan asuransi armada masjid. | Takmir / Fleet Manager | P2 - Should Have |
| Fitur Panic Button | Tombol darurat dalam perjalanan supir untuk memanggil ambulans ICU jika kondisi memburuk. | Driver Ambulans | P3 - Could Have |
| Prediksi Kemacetan | Rekomendasi rute tercepat menghindari kemacetan dan ganjil-genap berbasis AI. | Driver Ambulans | P3 - Could Have |
7. Skema Database & Integrasi Pihak Ketiga
Bagian ini ditujukan bagi tim developer untuk merancang skema tabel relasional PostgreSQL dan infrastruktur API backend.
1. Desain Skema Database
-- Tabel Utama User (Masyarakat & Driver)
CREATE TABLE users (
id VARCHAR(36) PRIMARY KEY,
name VARCHAR(255) NOT NULL,
phone VARCHAR(20) UNIQUE NOT NULL,
role VARCHAR(20) CHECK (role IN ('citizen', 'driver', 'takmir', 'laz_auditor', 'hospital_admin')),
created_at TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
);
-- Tabel Profil Ambulans
CREATE TABLE ambulances (
id VARCHAR(36) PRIMARY KEY,
owner_mosque_id VARCHAR(36),
plate_number VARCHAR(20) UNIQUE NOT NULL,
category VARCHAR(20) CHECK (category IN ('standard_transport', 'basic_life_support', 'advanced_life_support', 'hearse')),
equipment_details TEXT, -- Oksigen, Stretcher, Ventilator, dll
status VARCHAR(20) DEFAULT 'available' CHECK (status IN ('available', 'busy', 'offline')),
current_lat DECIMAL(9,6),
current_lng DECIMAL(9,6),
updated_at TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
);
-- Tabel Transaksi Pemesanan
CREATE TABLE bookings (
id VARCHAR(36) PRIMARY KEY,
citizen_id VARCHAR(36) REFERENCES users(id),
ambulance_id VARCHAR(36) REFERENCES ambulances(id),
driver_id VARCHAR(36) REFERENCES users(id),
service_type VARCHAR(20) CHECK (service_type IN ('medical_patient', 'corpse_transport')),
urgency_level VARCHAR(20) CHECK (urgency_level IN ('red_critical', 'yellow_urgent', 'green_routine')),
pickup_address TEXT NOT NULL,
pickup_lat DECIMAL(9,6),
pickup_lng DECIMAL(9,6),
destination_address TEXT NOT NULL,
destination_lat DECIMAL(9,6),
destination_lng DECIMAL(9,6),
financial_status VARCHAR(20) CHECK (financial_status IN ('dhuafa_mustahik', 'mampu_umum')),
sktm_image_url VARCHAR(500), -- Bukti miskin jika dhuafa
status VARCHAR(20) DEFAULT 'pending' CHECK (status IN ('pending', 'dispatched', 'on_trip', 'completed', 'cancelled')),
created_at TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
);
-- Tabel Rekonsiliasi Klaim Bensin LAZ
CREATE TABLE fuel_claims (
id VARCHAR(36) PRIMARY KEY,
booking_id VARCHAR(36) REFERENCES bookings(id),
mosque_id VARCHAR(36),
laz_id VARCHAR(36) REFERENCES users(id),
distance_km DECIMAL(5,2),
fuel_cost_amount DECIMAL(12,2),
driver_incentive DECIMAL(12,2),
handover_proof_url VARCHAR(500), -- Foto serah terima pasien/jenazah
claim_status VARCHAR(20) DEFAULT 'submitted' CHECK (claim_status IN ('submitted', 'approved', 'rejected', 'paid')),
processed_at TIMESTAMP
);
2. Spesifikasi Endpoint API Utama
| Method | Endpoint | Deskripsi Fungsional API | Payload / Response Ringkas |
|---|---|---|---|
| POST | `/api/bookings/create` | Membuat pesanan baru oleh masyarakat, memicu mesin triage. | `{ service_type: 'medical', urgency: 'yellow', lat: -6.2, lng: 106.8 }` |
| GET | `/api/ambulances/nearby` | Mendapatkan daftar armada ambulans terdekat berdasarkan radius koordinat GPS. | `[ { id: 'amb-1', lat: -6.21, lng: 106.81, distance_km: 2.5 } ]` |
| PATCH | `/api/bookings/update-status` | Mengubah status perjalanan ambulans oleh driver. | `{ booking_id: 'b-99', status: 'completed', odometer_end: 12450 }` |
| POST | `/api/claims/reimburse` | Pengajuan klaim bensin oleh takmir ke LAZ sponsor. | `{ booking_id: 'b-99', receipt_image: 'img.jpg', total_km: 15.2 }` |
3. Rencana Integrasi Sistem Pihak Ketiga
Kemenkes SATUSEHAT
Mengirimkan rekam medis singkat rujukan pasien (ICD-10) untuk mempermudah pendaftaran administrasi IGD saat tiba di RS tujuan.
PSC 119 Dinas Kesehatan
Eskalasi darurat otomatis (Bypass) ke call center PSC daerah jika terdeteksi triage merah dan tidak ada unit sosial yang memadai.
ZISWAF Core API
Integrasi dengan basis data donatur LAZ untuk validasi saldo alokasi program ambulans gratis secara dinamis setiap bulan.
8. Rancangan Antarmuka Sistem (High-Fidelity Wireframe)
Visualisasi antarmuka aplikasi seluler bagi masyarakat umum untuk melakukan pemesanan (Citizen App) serta dashboard desktop pusat kendali armada bagi Takmir/LAZ (Dispatch Command Center):
Citizen App (Mobile)
AmbuLink Dispatch Dashboard (Desktop)
| No. Booking | Ambulans | Status | Triage | ETA |
|---|---|---|---|---|
| B-9872 | Masjid Al-Ikhlas (Hearse) | OTW | Jenazah | 8 Mins |
| B-9873 | LAZISNU-02 (BLS) | Aktif | Kuning | 14 Mins |
| B-9874 | RS Dharmais (ALS) | Kritis | Merah | 5 Mins |
9. Usulan Pengembangan & Masukan Stakeholder
Gunakan formulir di bawah ini untuk mengajukan usulan, saran, atau feedback terkait draf PRD AmbuLink ini. Data disimpan secara lokal di browser Anda:
Ajukan Usulan Baru
Daftar Usulan Aktif
10. Asisten AI AmbuLink (PRD Chatbot)
Ajukan pertanyaan terkait isi dokumen PRD AmbuLink (triage, model kemitraan, database, dll). Asisten AI akan menjawab berdasarkan cakupan dokumen ini:
Petunjuk
Tanyakan apa saja seputar rancangan AmbuLink. Asisten ini hanya menjawab pertanyaan yang datanya ada di dalam draf PRD.